KONSELING BEHAVIORAL DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA

Authors

  • Miftahul Jannah Sekolah Tinggi Agama Islam Al Falah (STAIFA) Pamekasan Author
  • Musfiroh Musfiroh Sekolah Tinggi Agama Islam Al Falah (STAIFA) Pamekasan Translator

DOI:

https://doi.org/10.62525/j38ve395

Keywords:

Konseling Behavioral, Percaya Diri, Konseling.

Abstract

Percaya diri merupakan salah satu modal dasar yang penting yang harus  dimiliki oleh setiap orang atau anak dalam memenuhi berbagai macam kebutuhan hidupnya. Dengan memiliki percaya diri berarti seorang siswa akan meyakini segala kemampuan yang dimilikinya untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang di hadapinya. Berdasarkan hasil pengamatan awal yang telah dilakukan di MTS Al Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan yang terjadi pada proses pembelajaran, tidak semua siswa memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tentang penerapan konseling behavioral  dalam meningkatkan rasa percaya diri pada siswa. Untuk memperoleh data informasi dalam penelitian kualitatif, maka tehnik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara, dari hasil tehnik yang digunakan dapat diketahui meningkatnya rasa percaya diri siswa setelah dilakukan bimbingan konseling menggunakan konseling behavioral. Dengan seperti itu konseling behavioral terhadap siswa di MTS Al Falah Pamekasan dapat ditingkatkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Bakar M.Luddin. 2010. Dasar-dasar Konseling Tinjauan Teori dan Praktik. Bandung: Cipta Pustaka Media Printis.

Masudi. 2015. Bimbingan dan Konseling Persepektif Sekolah, Cirebon:Nurjati Press.

Bahrul Ulum Zuhri, Sriharini. 2023. Pemanfaat Tehnik Konseling Behavior dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Terhadap Santri. Journal of Islamic Guidance and Counseling. Vol 3, No 2. Diperoleh pada 04 Maret 2024, dari doi: https://doi.org/10.35719/sjigc.v3i2.122.

Rifqi Humaida, Erni Munastiwi, dkk. 2022. Strategi Mengembangkan Rasa Percaya Diri Pada Anak Usia Dini. (Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Volume 01 Number 02. Diperoleh pada 04 Februari 2024. Dari doi: https://ejournal.iainponorogo.ac.id/index.php/kindergarten/article/view/618/458

Saleh, G. (2018). Pengaruh Komunikasi Interpersonal Guru Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. Medium, 6(2), 51–61. vol 6 Nomer 2. https://doi.org/10.25299/medium.

Tohirin. 2016. Metode Penelitian Kualitatif dalam pendidikan Bimbingan dan Konseling: Pendekatan praktis untuk peneliti pemula. Depok : Rajagrafindo Persada.

Fenti Hikmawati. 2016. Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rajawali Press

Gerald Corey. (2005 : 193) Teori dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama.

Suainah, dkk. 2017. Manejemen Bimbingan dan Konseling di SMA. manejer pendidikan 11. (3)

Dianningrum, S. W, & Satwika Y.W. 2021. Hubungan antara Citra Tubuh dan Kepercayaan Diri pada Remaja Perempuan. Jurnal Penelitian Psikologi, Volume 8. Nomer 7. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/issue/view/2414

Indriawati, P. 2018. Pengaruh kepercayaan diri dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar mahasiwa FKIP Universitas Balikpapan. Jurnal Pendidikan Edutama, Volume 5. Nomer 2. http://dx.doi.org/10.30734/jpe.v5i2.183

Dyesi kumalasari. 2017. konsep behavioral therapy dalam meningkatkan rasa percaya diri pada siswa terisolir. HISBAH: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam. Vol 14, No. 1. https://doi.org/10.14421/hisbah.2017.141-02

Panggih Margo Santoso, 2022. Peningkatan Percaya Diri Siswa Menggunakan Metode Bermain Peran. (https://journal.student.uny.ac.id/index.php/pgsd/article/viewFile/14021/13552)

Downloads

Published

2026-04-08

Issue

Section

Articles

How to Cite

KONSELING BEHAVIORAL DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA. (2026). Idealita, 4(1), 53-67. https://doi.org/10.62525/j38ve395