Model Hybrid Inkubasi dan Digitalisasi Usaha Santri Berbasis Nilai Syariah dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Nurul Jadid Bungbaruh.

Authors

  • Dhoqi Dofiri Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang Author

Keywords:

inkubasi bisnis; digitalisasi usaha; kewirausahaan santri; ekonomi syariah; pemberdayaan pesantren.

Abstract

Pesantren memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya membentuk karakter religius santri, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai syariah. Namun, pengembangan kewirausahaan di lingkungan pesantren masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya literasi digital, keterbatasan kapasitas manajerial, serta belum optimalnya pengelolaan dan pemasaran usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Model Hybrid Inkubasi dan Digitalisasi Usaha Santri Berbasis Nilai Syariah sebagai upaya meningkatkan kompetensi kewirausahaan dan mendorong kemandirian ekonomi santri di Pesantren Nurul Jadid Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan. Metode yang digunakan adalah Participatory Empowerment Approach melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan kewirausahaan berbasis syariah, inkubasi bisnis, digitalisasi usaha, serta pendampingan dan monitoring berkelanjutan. Kegiatan melibatkan 35 santri yang memiliki minat dalam bidang kewirausahaan dengan tingkat kehadiran mencapai 94,3%. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kewirausahaan yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 61,8 menjadi 84,6 pada post-test. Selain itu, peserta berhasil menyusun 20 proposal rencana usaha, membentuk 12 kelompok usaha, membuat 30 akun bisnis digital, serta mengembangkan 15 produk dengan kemasan yang lebih inovatif. Hasil monitoring juga menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mampu menerapkan pencatatan keuangan sederhana dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Implementasi model hybrid terbukti mampu mengintegrasikan inkubasi bisnis, transformasi digital, dan internalisasi nilai-nilai syariah dalam membangun kompetensi kewirausahaan santri. Model ini berkontribusi terhadap penguatan ekosistem ekonomi pesantren yang lebih mandiri, adaptif, dan berkelanjutan sehingga berpotensi direplikasi pada pesantren lain dengan karakteristik yang serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aeni, R. Q., Kardeli, A. D., & Rahayu, M. (2024). Collaborative economy-based business incubator model to increase Islamic entrepreneurship intention among pesantren students. Journal of Islamic Economics and Business, 3(2), 145–160.

Anas, M., Khasanah, U., Asnawi, N., & Masrukhin, N. H. S. (2025). Integrating spiritual values, digital transformation, and legal protection in pesantren-based entrepreneurship: A TCCM-based systematic review. IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam, 14(2), 669–696.

Astuti, W., & Saefudin, N. (2024). Pemberdayaan kewirausahaan santri di era digital untuk pengembangan ekonomi kreatif di pondok pesantren. JASIE: Jurnal Pengabdian dan Studi Ilmu Ekonomi, 3(2), 113–126.

Fukuyama, F. (1995). Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity. Free Press.

Hasan, I., & Yurista, A. (2025). Islamic social entrepreneurship and pesantren economic empowerment: Institutional perspectives. Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship, 11(1), 25–39.

Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2020). Entrepreneurship (11th ed.). McGraw-Hill Education.

Kasmir. (2021). Kewirausahaan (Edisi Revisi). PT RajaGrafindo Persada.

Kholis, N., Muthmainah, H., & Rosita, R. (2021). Kemandirian ekonomi santri pondok pesantren menghadapi masa pandemi. Jurnal Abdidas, 2(4), 809–820.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing Management (16th ed.). Pearson.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nambisan, S., Wright, M., & Feldman, M. (2021). The digital transformation of innovation and entrepreneurship: Progress, challenges, and key themes. Research Policy, 50(9), 104–128.

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.

Rahman, A. S., Sembodo, C., Kurnianingsih, R., Razak, F., & Al Amin, M. N. K. (2021). Participatory action research dalam pengembangan kewirausahaan digital di pesantren perkotaan. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 11(1), 85–98.

Ridho, Z., Jamaluddin, M., & Ghafur, A. (2025). Ekosistem inkubasi bisnis berbasis pesantren. ESA: Jurnal Ekonomi Syariah, 8(1), 45–61.

Rachman, M. K., & Tidjani, A. M. (2024). Optimizing Islamic boarding school-based entrepreneurship models in the digital economy era: Challenges and opportunities at the Jaddung Pragaan Sumenep Islamic Boarding School. INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research, 1(6), 431–440.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Suryana. (2022). Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Salemba Empat.

Harjono, H., Martomo, Y. P., Wardana, D. C., & Supriadi, B. (2025). The faith-based digital entrepreneurial ecosystems: Integrating institutional logics, digital transformation, and social capital for economic empowerment in Indonesian pesantren. JMM17: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, 13(1).

Juliyani, E. (2025). Trends in Islamic entrepreneurship research: A perspective on developing the independence of Islamic boarding school students in Indonesia. Journal of Islamic Economics Lariba, 11(2), 2001–2032.

Yusuf, Q., & Al Arif, M. N. R. (2022). Ekonomi Syariah: Teori dan Implementasi. Kencana.

Zimmerer, T. W., Scarborough, N. M., & Wilson, D. (2021). Essentials of Entrepreneurship and Small Business Management (9th ed.). Pearson.

Downloads

Published

2026-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Model Hybrid Inkubasi dan Digitalisasi Usaha Santri Berbasis Nilai Syariah dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Nurul Jadid Bungbaruh. (2026). Loyalita, 2(1), 41-53. https://jurnalstaifa.org/ojs/index.php/loyalita/article/view/84